Workstation instalasi radiologi RSU Tidar 11.Januari.2025, Instalasi Radiologi RSUD Tidar-Magelang Dahulu, aku melihat Ayahku yang mulai hari Senin hingga Sabtu, sedari pagi buta hingga larut malam bekerja... Ada sedikit sisi hati yang kerap bertanya, apa? mengapa begitu?... dan kini aku merasakan, pun melihat gambaran diriku dulu yang ada pada diri Luna sekarang... Nak, kalau terbesit kepadamu tentang perasaan yang sama dengan apa yang pernah dulu Appa rasakan, mungkin kelak Luna baru akan menyadari jika waktunya tiba, bahwasanya... - Di masa dimana uang masih menjadi alat tukar utama untuk menggulirkan kehidupan, kamu akan selalu terperangkap untuk menukar waktumu dengan uang... - Di saat kamu terpaksa berkecimpung dengan hal-hal monoton keseharian, di sisi lain kamu akan mengorbankan hal-hal yang lain... - Dan di hari Minggu, adalah satu-satunya hari dimana kamu akan bisa beristirahat sejenak, keluar dari rutinitas harian yang cukup menguras tenaga dan pikiran... Mari kita car...
Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Senja Bersama De Luna
![]() |
| De Luna menjejaki lapangan drh. Soepardi. |
07 November 2022, Lapangan drh. Soepardi.
Berjalan aku beberapa jengkal di belakang De Luna, memang kami biarkan si kecil bebas menjelajahi setiap sudut lapangan di sore ini, kebetulan cuaca bersahabat, juga jadwal kerja sudah tidak padat...
Sudah cukup lama sepertinya tidak menikmati suasana seperti ini, melihat ringan kakimu berlarian, dengan sesekali kau angkat tinggi kedua lengan dan bahu kecilmu itu. Terpintas ingat keinginan Ibumu supaya kelak De Luna dapat menuntut ilmu jauh hingga ke Eropa, Jerman ucapnya. Sempat saya kira bercanda "Jejer Kauman" maksute, menimpali perkataan Istriku itu, sesaat kita tertawa bersama namun tak lama berselang aku bisa menangkap ternyata keinginan itu cukup serius. Jujur saja, menilik riwayat keluarga serta pengalaman sampai saat ini belum pernah bagiku terfikirkan untuk menuntut ilmu ke negeri orang, mungkin akhir akhir ini saja melihat pengalaman beberapa kreator Youtu*e yang menceriterakan bagaimana pengalamannya menempuh ilmu di negeri orang...
Sebenarnya secara keilmuan harus diakui aku juga setuju, namun ada rasa mengganjal terkait bagaimana dengan kehidpan, lingkungannya kelak? karena itu tetap saja akan mempengaruhi bagaimana karakternya pada kehidupan sehari hari kelak. Pergaulan bebas ala luar negeri dan maraknya cendekiawan yang tidak mau kembali ke kampung mennganjal pikiranku, selalu. Bagaimana dan apa yang harus aku bekali, kalau sampai ada kesempatan tersebut, demi De Luna, kelak pasti juga tidak akan bisa menolak. Harapanku, adek harus tetap bisa menjaga diri dan ingat rumah, bekal agama mungkin? dengannya adek bisa membatasi simpang terjauh mana yang dapat ditoleransi dalam bergaul dengan teman-teman lain, bekal kerinduan kampung kelahiran mungkin? dengannya adek bisa punya rasa untuk kembali ke bumi pertiwi yang tercinta ini, dibalik segala keriuhannya, kaki kita pertama kali berpijak ya di tanah yang penuh kekacauan ini, siapa tau kelak adek termasuk salah satu orang yang dapat mengurai keruwetan negeri ini...
Ingatlah satu hal De Luna, di dunia ini mungkin tidak hanya tentang kaya, kaya saja tanpa membantu sesama, hatimu akan hampa, maka kembalilah ke ajaran Agama, boleh lah sedikit kaya, namun jangan lupa membantu sesama, niscaya hatimu, kehidupanmu, kedepanmu akan tercukupi...
Terbanglah tinggi garuda kecilku, jelajahi luas seluasnya daratan dan lautan di muka bumi ini, tataplah dengan tajam segala fenomena diatasnya, nikmati apa peranmu, dan jangan lupa kembali ke sarang tempat kamu pertama kali menempa kedua sayapmu, seperti sore ini, sejauh mana adek berlarian, kembali juga pada Ibumu yang selalu menunggu di bawah naungan bendera Merah Putih...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar