Langsung ke konten utama

Unggulan

  Workstation instalasi radiologi RSU Tidar 11.Januari.2025, Instalasi Radiologi RSUD Tidar-Magelang Dahulu, aku melihat Ayahku yang mulai hari Senin hingga Sabtu, sedari pagi buta hingga larut malam bekerja... Ada sedikit sisi hati yang kerap bertanya, apa? mengapa begitu?... dan kini aku merasakan, pun melihat gambaran diriku dulu yang ada pada diri Luna sekarang... Nak, kalau terbesit kepadamu tentang perasaan yang sama dengan apa yang pernah dulu Appa rasakan, mungkin kelak Luna baru akan menyadari jika waktunya tiba, bahwasanya... - Di masa dimana uang masih menjadi alat tukar utama untuk menggulirkan kehidupan, kamu akan selalu terperangkap untuk menukar waktumu dengan uang... - Di saat kamu terpaksa berkecimpung dengan hal-hal monoton keseharian, di sisi lain kamu akan mengorbankan hal-hal yang lain... - Dan di hari Minggu, adalah satu-satunya hari dimana kamu akan bisa beristirahat sejenak, keluar dari rutinitas harian yang cukup menguras tenaga dan pikiran... Mari kita car...

Jalan sekitar Tlatar_Me

 

Memandangi puncak Merapi yang sedikit tersipu dibalik awan.

14 Maret 2010, Tepian jalan sekitar Jrakah.


Pada suatu malam, masih kecil sekali seingatku, mungkin kala SD-SMP, sering kali kita berkumpul di teras puskesmas setiap malam minggu menyapa (kebetulan memang rumah saya dan sebagian teman-teman masih berada di halaman puskesmas)... 

Dan seperti malam minggu yang telah lalu, aku dengan teman-teman seumuranku terkadang ikut melebur, berkumpul, bersama dengan kakak-kakak yang berusia diatasku, mungkin sudah menginjak SMA-Kuliah waktu itu... Kesana kemari obrolan mereka, hingga terkadang kita hanya mampu menangkap dan menyambung satu-dua topik saja dari keseluruhan tema yang mereka perbincangkan, itupun, kalau ditanya... 

Seingatku, terasa sangat jauh memang jarak pembicaran kita kala itu... Sampai pada suatu ketika mereka bercerita tentang suatu perjalanan, yakni pendakian mereka ke Gunung Merapi, entah mengapa topik ini terasa menghipnotis, selalu terkenang dan terasa sangat menarik bagiku... Bagaimana aku tetiba mencoba membayangkan perjalanan mereka, hiruk-pikuk mulai sedari besecamp hingga perjalanan menuju puncak, bahkan dalam perjalanan pulang, tak terlewatkan tentang berbagai cara mereka bisa membawa setangkai Edelweiss (yang sebenarnya tidak boleh dipetik ya), yang akhirnya-pun mereka perlihatkan di depan kami... 

Bak bukti nyata di depan mata, membuatku benar-benar terdorong untuk mencoba merasakan bagaimana mengasyikkanya suatu perjalanan pendakian... 

Hanya membayangkan, dan tertambat hingga aku beranjak dewasa... 

Suatu ketika aku berkesempatan untuk menjelajahi lereng gunung Merapi, bukan maksut untuk mendaki memang, tapi ingatan kecilku itu selalu membayangi... Membuatku selalu terlempar keanganku semasa kecil setiap kali aku melihat puncak gunung Merapi ini...

Inginku, suatu saat berada dan merasakan berada di puncaknya... Mungkin tidak dalam waktu dekat, entah kapan itu, supaya aku juga bisa bercerita mengenai perjalanan pendakianku...

Komentar

Postingan Populer