Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pasar Malam Pagersari_FamTime
![]() |
| Bianglala dan Kora-Kora, beberapa permainan khas yang selalu ditemui saat ada pergelaran Pasar Malam tradisional |
14.Desember.2024, Pagersari-Mungkid
Sudah sejak beberapa hari yang lalu, Nana selalu bertanya pada Appa dan Mima, "Kapan kita pergi ke Pasar Malam Appa, Mima?...
Dan malam ini, bintang tampak gemerlap, dan Appa pulang lebih awal, seakan semesta mendukung bahwasanya, inilah saat yang tepat untuk mengajak Nana pergi mengunjungi pasar malam yang diselenggarakan di sebuah pematang gantangan perkutut, di daerah Pagersari, tidak jauh dari rumah...
Appa siapkan motor, sedang Mima dan Nana bersiap-siap membawa sedikit bekal sembari menyiapkan jaket di depan teras rumah... Dan tak lama kemudian kita berangkat menembus semilirnya angin malam disepanjang sepinya Jl. Sawangan...
Sesampainya di lokasi, dengan tanah yang masih basah dan cukup berlumpur, menandakan hujan yang belum lama telah berlalu, kami berjalan dengan sesekali melompat diantara terpal yang menjuntai di beberapa titik disekitar air yang sedikit masih menggenang...
![]() |
| Nana memilih menunggangi Kuda hitam, dan Appa Kuda putih |
Komedi putar, adalah permainan pertama yang Nana pilih untuk dicoba... Nana menunjuk kearah kursi wahana yang berbentuk Kuda kecil berwarna hitam... Tidak ada anak lain, membuatku terpaksa harus ikut naik Kuda berwarna putih disamping Nana...
Berputar beberapa kali sembari bercerita, melihat dan menerawang berbagai jenis permainan yang ada di sekitar yang setelah ini tentunya akan Nana coba...
![]() |
| Bernostalgia didalam putaran Bianglala |
Selanjutnya kita masuk kedalam sebuah papan singgah besi berbalut jeruji, membentuk struktur seperti keranjang yang kemudian akan sejenak membawa kita melambung ke titik puncak tertinggi di sekitar wahana, dan tak terlalu lama kemudian akan membawa kita sedikit berdesir menuruni ketinggian... yaaaa Bianglala, hehe, tentunya ini adalah wahana favorit Appa dan Mima, karena kita bisa sekaligus bernostalgia bersama, kali ini dengan si Kecil yang membersamai...
Didalamnya kita sedikit bercerita dan bercengkerama, sembari menikmati gemerlap lampu yang terlihat jelas di kaki Gunung Merapi, Merbabu dan Sumbing, dengan sedikit balutan awan dipuncaknya...
Ada satu yang sedari tadi Appa dan Mima perhatikan selalu menjadi pusat perhatian Nana, yaitu Istana Balon... Tidak lama Nana bermain karena kebetulan ramai beberapa anak dengan usia diatasnya yang mendominasi sekaligus memenuhi dalam Istana, yang tentu saja membuat Nana tak leluasa bergerak dan bermain...
Oleh karenanya kita berpindah tak jauh di depan wahana Bianglala ini, dan lalu duduk sejenak, sembari melihat Nana yang dengan gemulai menggerakkan uas dalam cengekeraman ketiga ujung jemarinya kedalam sebuah tas berwarna dominan putih polos, dengan sedikit warna hitam membentuk karakter Labubu...
![]() |
| Kursi Terbang, mendayu membuat Mima dan Nana hanyut dalam lembutnya semilir angin |
Masih ada banyak wahana lain, namun karena waktu sudah menunjukkan pukul 22.00, Kita memutuskan untuk pulang, namun Nana ingin sekali lagi bermain, dan wahan Kursi terbang menjadi wahana di penghujung jalan keluar, sekaligus penghujung waktu kita mengunjungi Pasar Malam kali ini... Nana dan Mima naik di salah satu kursi yang Appa pikir menjadi penyeimbang karena diseberang lainnya ada seorang anak kecil bersama Ibu dan Neneknya yang juga sedang menaiki beberapa bilah kursi...
![]() |
| Mima dan Nana mulai sedikit mengantuk |
Tidak lama berputar, dan bukan hanya Nana saja, tapi Mima pun ikut mengeriyipkan matanya, menunjukkan bahwa keduanya sudah mengantuk, yang tidak lama kemudian mengisyaratkan untuk segera menyelesaikan permainan ini... hehe...
Meskipun malam minggu Appa lihat Pasar Malam ini tetaplah masuk dalam kategori sepi, Mungkin karena hujan? Bisa jadi... Namun tetap saja tidak seperti jaman kecilku dahulu...
Namun Appa sangat senang, melihat Nana dan Mima yang juga cukup menikmati wahana tradisional ini... Wahana yang mungkin saja tidak akan kita temui kembali... yang siapa tau walau hanya sesekali dan sebentar saja kita mengunjungi, ada tempat berbagi yang akan kita dan mereka syukuri... yang walau keselamatan belum tentu teruji, namun barang tentu sudah terukur oleh Allah SWT... Maka nikmati saja sembari berbagi... hehe...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya





Komentar
Posting Komentar